Just another WordPress.com site

Sampingan

penafsiran lagu “GUNDUL PACUL” (lagu jawa)

‘Gundul’ adalah kepala
plonthos tanpa rambut . Kepala
adalah lambang kehormatan,
kemuliaan seseorang . Rambut
adalah mahkota lambang
keindahan kepala. jd ‘gundul’
adalah kehormatan tanpa
mahkota.
‘Pacul’ adalah cangkul (red,
jawa) yaitu alat petani yang
terbuat dari lempeng besi segi
empat . jadi pacul adalah
lambang kawula rendah,
kebanyakan petani .
‘Gundul pacul’ artinya adalah
bahwa seorang pemimpin
sesungguhnya bukan orang
yang diberi mahkota tetapi dia
adalah pembawa pacul utk
mencangkul, mengupayakan
kesejahteraan bagi rakyatnya/
org bnyk.
Orang Jawa mengatakan pacul
adalah ‘Papat Kang Ucul ‘ ( 4 yg
lepas). Kemuliaan seseorang
tergantung 4 hal , yaitu
bagaimana menggunakan
mata, hidung, telinga dan
mulutnya.
1. Mata digunakan untuk
melihat kesulitan rakyat/
masyarakat.
2. Telinga digunakan untuk
mendengar nasehat.
3. Hidung digunakan untuk
mencium wewangian kebaikan .
4. Mulut digunakan untuk
berkata adil. Jika empat hal itu
lepas, maka lepaslah
kehormatannya.
‘Gembelengan’ artinya besar
kepala, sombong dan bermain-
main dalam menggunakan
kehormatannya.
Arti harafiahnya jika orang yg
kepalanya sudah kehilangan 4
indera itu mengakibatkan :
GEMBELENGAN ( congkak/
sombong) . NYUNGGI2 WAKUL
(menjunjung amanah rakyat/
org bnyk) GEMBELENGAN
( sombong hati ), akhirnya
WAKUL NGGLIMPANG ( amanah
jatuh gak bisa dipertahankan)
SEGANE DADI SAK LATAR
(berantakan sia2 , gak
bermanfaat bagi kesejahteraan
org bnyk)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s